Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an – Friendster siap kembali. Media sosial yang viral di awal 2000an itu membuka pendaftaran keanggotaan, berminat?
Kamu yang tertarik bergabung diminta memasukkan email untuk mendapatkan akses awal.

Caranya hanya perlu mengakses alamat https://friendster.com/ lewat browser di handphone, tablet, laptop maupun desktop.

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an
Belum Keren Kalau Belum Punya Friendster

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an

Setelahnya kita hanya menunggu mendapatkan pemberitahuan akses di email. Sejauh ini belum ada informasi apa yang bakal ditawarkan Friendster, dalam situsnya hanya menuliskan tampilan medsos tersebut telah diremajakan dengan sentuhan kontemporer.

“Era baru jaringan yang dipersonalisasi. Temukan kembali pesona era awal jejaring sosial, kini diremajakan dengan sentuhan kontemporer. Friendster lebih baik dari sebelumnya dan untuk masyarakat,” demikin tulisan di situs Friendster.

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an
Sejarah Friendster

Sejarah Friendster

Friendster merupakan media sosial yang dibuat oleh programer asal Kanada bernama Jonathan Abrams pada tahun 2002.

Nama Friendster diambil dari dua kata, “Friend” yang berarti teman, dan “Napster”, situs berbagi file musik ilegal yang melegenda.

Abrams berpikir untuk membuat platform media sosial yang memungkinkan pengguna membuat halaman profil dan berinteraksi dengan teman baru, teman lama, hingga membangun jaringan di internet.

Saat awal diluncurkan, Friendster mencapai 3 juta pengguna dalam beberapa bulan saja. Pada puncaknya, Friendster berkembang hingga memiliki 115 juta pengguna dan sebagian besar berasal dari Asia, salah satunya Indonesia.

Friendster memiliki beberapa fitur yang menjadi favorit penggunanya. Salah satu fitur andalan Friendster adalah “testimoni”.

Testimoni, mirip dengan komentar pada fitur-fitur umum yang ditemui situs web masa kini. Dengan testimoni, pengguna Friendster bisa memberikan kesan dan pesan pada pengguna lainnya. Selanjutnya, testimoni tersebut akan tampil di halaman muka si pengguna Friendster

Sayangnya, belum genap dua tahun, Friendster sudah mulai menghadapi banyak pesaing yang memiliki tampilan mirip. Salah satunya adalah Ringo.com yang didirikan oleh Michael Birch.

Google juga meluncurkan Orkut, upaya awal untuk menjajal ranah jaringan sosial, pada Januari 2004 tetapi gagal.

Kemudian muncul pesaing lebih besar, yaitu MySpace, yang didirikan pada akhir 2003. Menurut Abrams, tim MySpace sempat mengirim spam ke papan pesan Friendster dan mencoba membajak pengguna.

Friendster pun mulai kehilangan pamor dan pengguna. Pada tahun 2009, Friendster berubah menjadi situs permainan sosial yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pada tahun 2011, Friendster diakuisisi oleh MOL Global, sebuah perusahaan e-commerce dan pembayaran digital. Pada tahun 2015, Friendster ditutup dan tidak lagi bisa diakses.

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an
Friendster yang sempat booming di tahun awal 2000an?

Masih ingat dengan situs jejaring sosial Friendster yang sempat booming di tahun awal 2000an?

Friendster yang sempat booming di tahun awal 2000an?, Friendster adalah situs pertemanan yang memungkinkan pengguna saling berinteraksi dengan mengirimkan sebuah unggahan pada profil seorang teman.

Jejaring sosial yang tampilannya dapat dikustomisasi itu juga mengizinkan pengguna untuk saling berkomentar.

Namun, seiring dengan kehadiran kompetitornya, Facebook, Friendster menutup layanannya karena tidak mampu memenangi persaingan melawan jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg.

Kini dikabarkan situs pertemanan Friendster kembali hadir dengan domain friendster.id. Situs tersebut berhasil diakses. Di laman tersebut, logo Friendster hadir dengan font huruf sambung berlatar warna biru.

Terdapat sebuah gambar pintu terbuka dengan kehadiran dua tokoh animasi yang sedang melambaikan tangan dengan sebuah tulisan ‘Temukan teman lamamu’.

Seperti jejaring sosial lainnya, Friendster juga menampilkan menu “Masuk” dan “Daftar” bagi pengguna baru.

Jika kita klik pada pilihan “Masuk”, Friendster akan menggiring kita untuk melakukan login dengan akun Facebook, Google, Twitter, atau Instagram.

Sedangkan pada pilihan “Daftar” pengunjung akan diminta memasukkan data pribadi seperti nama, alamat email, serta password untuk membuat sebuah akun baru. Sayangnya, ketika kami mencoba kedua pilihan, laman Friendster tidak meresponnya.

Kehadiran laman tersebut, bisa jadi merupakan awal kebangkitan jejaring sosial tersebut.

Tips Daftar Friendster Medsos Viral Tahun 2000an
Friendster dan Media Sosial Jadul
Share: