Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024 – Meta tengah menguji fitur baru di Threads yang memungkinkan pengguna melihat apa yang sedang tren di platform tersebut, sebuah fitur yang mirip dengan yang ditemukan di X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Threads Uji Coba Fitur Trending Topik, Makin Mirip Twitter

CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan melalui akun Threads bahwa platform tersebut telah mulai menguji fitur “topik teratas hari ini” di Amerika Serikat.

Meta menjelaskan bahwa fitur ini akan menampilkan topik yang sedang dibicarakan oleh pengguna Threads, dan akan muncul dalam hasil pencarian serta di antara postingan di feed For You.

Adam Mosseri, Kepala Instagram, menyatakan bahwa “tren tertentu akan ditentukan oleh sistem kecerdasan buatan kami berdasarkan apa yang sedang dibicarakan oleh pengguna Threads saat ini.”

Yang menarik, Threads juga akan menampilkan tren yang berkaitan dengan politik dan pemilu. Ini menandai perubahan dari kebijakan sebelumnya di mana Meta mengatakan bahwa tidak akan lagi secara aktif menyarankan konten politik kecuali jika pengguna memilih untuk mengikuti akun politik.

Meta pun mengonfirmasi bahwa pembatasan tersebut tidak akan berlaku untuk fitur trendingnya.

“Konten politik bisa menjadi topik. Kami hanya akan menghapus topik politik jika topik tersebut melanggar Panduan Komunitas kami atau kebijakan integritas lain yang berlaku,” kata juru bicara Meta kepada Engagdet.

Pengguna Threads telah lama meminta fitur tren ini dengan harapan agar platform tersebut bisa menjadi sumber informasi dan pembaruan secara real-time.

Meskipun sebagian besar konten akan ditentukan oleh AI, Meta berencana untuk melakukan kurasi terhadap topik utama yang muncul.

Meta memiliki tim khusus yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa topik-topik tersebut sesuai dengan Panduan Komunitas mereka dan pedoman integritas lainnya, serta tidak duplikatif, tidak masuk akal, atau menyesatkan.

Saat ini, “topik-topik teratas hari ini” hanya dalam tahap uji coba kecil, tetapi Zuckerberg menyatakan bahwa fitur ini akan diperluas ke lebih banyak negara dan bahasa setelah pengujian lebih lanjut.

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Fitur Trending Topic Meta di Threads, Mirip Medsos X Twitter?

Meta sedang menguji fitur baru Threads yang memungkinkan pengguna melihat berbagai percakapan yang sedang tren di platform media sosial tersebut.

Fitur baru Threads ini mirip dengan trending topic yang ditemukan di platform X, yang dulunya dikenal sebagai Twitter.

Menurut laporan dari Engadget, Meta telah memulai uji coba fitur baru bernama “today’s top topics” atau “topik teratas hari ini” di Amerika Serikat.

Mark Zuckerberg, CEO Meta, juga berbagi informasi tentang fitur baru ini melalui akun Threads resmi miliknya.

“Kami sedang melakukan uji coba kecil terkait topik teratas hari ini di Threads di AS. Kami berencana untuk meluncurkannya di lebih banyak negara dan bahasa setelah kami melakukan penyesuaian…,” tulis Zuckerberg.

Seperti Trending Topics di platform X, fitur ini akan menampilkan “topik yang sedang ramai dibicarakan orang lain” dan akan muncul dalam hasil pencarian serta disisipkan di antara postingan dalam feed For You, menurut pernyataan dari Meta.

“Tren tertentu akan ditentukan oleh sistem kecerdasan buatan kami berdasarkan apa yang sedang dilakukan orang-orang saat ini di Threads,” jelas Adam Mosseri, kepala Instagram.

Yang menarik, Threads juga akan menampilkan tren yang terkait dengan politik dan pemilu, meskipun sebelumnya Meta menyatakan tidak akan lagi secara aktif menyarankan konten politik kecuali pengguna memilih untuk mengikutinya.

“Konten politik bisa menjadi sebuah topik,” ungkap juru bicara Meta. “Kami hanya akan menghapus topik politik jika melanggar Pedoman Komunitas kami atau kebijakan integritas lain yang berlaku di platform media sosial.”

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Instagram dan Threads Kini Ogah Rekomendasikan Konten Politik

Instagram dan Threads Kini Ogah Rekomendasikan Konten Politik

Menurut Adam Mosseri, bos Instagram, Meta tidak akan lagi merekomendasikan konten politik kepada pengguna di Instagram atau Threads.

Meskipun pengguna masih dapat melihat konten politik dari akun yang mereka ikuti, aplikasi tidak akan secara aktif ‘mendorong’ postingan tersebut kepada pengguna.

Perubahan ini, yang akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang, akan berlaku untuk akun publik, di mana algoritma rekomendasi Meta menyajikan konten atau postingan, seperti Reels dan Explore Instagram, serta memberi saran kepada pengguna di Threads.

Meskipun tidak dijelaskan secara rinci bagaimana Meta akan menentukan apa yang dianggap ‘konten politik’, juru bicara Meta menyatakan bahwa hal itu akan mencakup topik terkait pemilu dan masalah sosial.

“Definisi kami tentang konten politik adalah konten yang cenderung berisi topik terkait pemerintahan atau pemilu, seperti postingan tentang undang-undang, pemilu, atau isu-isu sosial,” jelas juru bicara tersebut, seperti dilaporkan oleh Engadget, pada Minggu (11/2/2024).

“Isu global ini sangat kompleks dan berubah-ubah, yang berarti definisi ini akan terus berkembang seiring dengan upaya kami untuk tetap terhubung dengan masyarakat dan komunitas pengguna platform kami, serta melibatkan pakar eksternal untuk menyempurnakan pendekatan kami,” tambahnya.

Meskipun Meta akan membatasi rekomendasi terkait topik politik secara default, pengguna yang ingin melihat konten tersebut masih dapat mengaksesnya melalui pengaturan Instagram dan Threads.

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Perubahan Baru Meta

Perubahan Baru Meta

Perusahaan menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak akan mengubah cara orang melihat postingan dari akun yang mereka pilih untuk diikuti.

“Kami bertujuan untuk mempertahankan kebebasan masyarakat untuk memilih interaksi dengan konten politik, sambil menghargai preferensi setiap individu terhadap materi tersebut,” kata Mosseri.

Langkah ini merupakan upaya terbaru Meta untuk mencegah pengguna Threads dari memperdebatkan topik yang dianggap kontroversial.

Sebelumnya, perusahaan telah memblokir topik yang dianggap sensitif, termasuk vaksin dan istilah terkait Covid, dari hasil pencarian di Threads.

Mosseri juga menegaskan bahwa Meta tidak ingin mendorong pengguna untuk memposting tentang politik dan berita negatif di aplikasi tersebut.

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Meta Akan Labeli Gambar Buatan AI di Facebook dan Instagram

Meta Akan Labeli Gambar Buatan AI di Facebook dan Instagram

Meta, di sisi lain, akan memberikan label khusus pada gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Keputusan ini diambil karena semakin banyaknya gambar yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan dari OpenAI dan Google.

Rencana untuk memberi label ini diungkapkan oleh Nick Clegg, presiden urusan global Meta, yang menulis di situs perusahaan bahwa Meta ingin meningkatkan transparansi di platform media sosialnya.

Sebagai bagian dari rencana ini, perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg akan menandai gambar yang diunggah oleh pengguna yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan.

Langkah ini juga diambil sebagai upaya persiapan platform media sosial menghadapi pemilu tahun 2024, di mana perhatian besar diberikan pada cara Meta menangani penyebaran berita palsu di platformnya.

Dengan semakin mudahnya penggunaan kecerdasan buatan generatif, gambar-gambar palsu yang dibuat oleh manusia semakin sering muncul di media sosial, sering kali menyamar sebagai gambar asli.

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Meta Pakai Watermark untuk Tandai Gambar Buatan AI

Meta Pakai Watermark untuk Tandai Gambar Buatan AI

Berdasarkan laporan dari Android Central pada Sabtu (10/2/2024), Meta, perusahaan yang dibentuk oleh Mark Zuckerberg, telah memasang label “Imagined with AI” pada gambar fotorealistik yang dihasilkan oleh teknologi kecerdasan buatan mereka sendiri.

Saat ini, Meta juga berencana untuk memberikan perlakuan serupa pada gambar-gambar yang dihasilkan oleh alat-alat kecerdasan buatan lainnya dengan menambahkan penanda.

Seperti watermark dan metadata dalam file, untuk menandai bahwa gambar tersebut adalah hasil dari teknologi kecerdasan buatan.

Menurut pernyataan dari Clegg, Meta sedang berkolaborasi dengan mitra industri untuk mengembangkan alat yang mampu mengenali konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan menggunakan “penanda tak terlihat” seperti watermark dan metadata.

Selain bekerja dengan Google dan OpenAI, Meta juga akan memberi label pada gambar-gambar yang dihasilkan oleh perangkat lunak buatan Microsoft, Adobe, Midjourney, dan Shutterstock yang dibagikan di platform mereka.

Clegg menambahkan bahwa Meta sedang mengembangkan kemampuan ini saat ini, dan dalam beberapa bulan ke depan mereka akan mulai menerapkan label tersebut dalam semua bahasa yang didukung oleh aplikasi mereka, termasuk Facebook, Instagram, dan Threads.

Meta Uji Fitur Trending Topik Milik Threads 2024
Meta Uji Coba Fitur Tren Topik di Threads
Share: