Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Meta Segera Pasang Tarif USD 14 Untuk Pengguna IG dan Facebook di Eropa

Meta Segera Pasang Tarif USD 14 Untuk Pengguna IG dan Facebook di Eropa – Meta berencana akan memasang tarif di dua aplikasinya Facebook dan Instagram untuk pengguna di Eropa agar bebas iklan.

Meta Segera Pasang Tarif USD 14 Untuk Pengguna IG dan Facebook di Eropa

Meta Segera Pasang Tarif USD 14 Untuk Pengguna IG dan Facebook di Eropa

Menurut laporan Wall Street Journal, langkah Meta ini sebagai upaya untuk mematuhi peraturan Uni Eropa yang mengancam akan membatasi kemampuannya untuk mempersonalisasi iklan bagi pengguna tanpa persetujuan mereka dan merugikan sumber pendapatan utamanya.

Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini telah meraup keuntungan miliaran dolar dengan menawarkan data yang sangat individual kepada para pengiklan mengenai para penggunanya.

Namun karena adanya peraturan-peraturan baru di Eropa dan keputusan-keputusan pengadilan di Uni Eropa membuat hal ini menjadi lebih sulit.

Proposal ini telah diajukan ke regulator Uni Eropa dan merupakan contoh lain dari perusahaan teknologi besar yang harus mengadaptasi praktik-praktik yang sudah lama dilakukan untuk memenuhi aturan Uni Eropa yang akan datang.

Sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan bahwa pelanggan di Eropa akan dikenakan biaya USD 10,5 per bulan untuk Instagram atau Facebook desktop, atau USD 14 per bulan untuk Instagram di ponsel mereka.

Saat ini kebanyakan platform media sosial menggunakan model berbayar kepada penggunanya untuk mengakses ke situs mereka, baik untuk mematuhi peraturan privasi data atau untuk menjamin identitas pengguna dengan lebih baik.

Meta Segera Pasang Tarif USD 14 Untuk Pengguna IG dan Facebook di Eropa

Namun, praktik ini akan menjadi perubahan besar bagi industri media sosial yang tumbuh secara eksponensial selama satu dekade terakhir dengan model periklanan yang membuat situs ini gratis bagi pengguna sebagai imbalan untuk dilacak dan iklan yang terlihat sangat personal.

Proposal ini dapat membantu memenuhi beberapa peraturan termasuk Digital Markets Act yang memberlakukan daftar hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh perusahaan teknologi besar di Eropa.

Termasuk larangan melacak pengguna ketika mereka menjelajahi situs lain jika persetujuan mereka belum diberikan dengan jelas.

Hal ini juga mengikuti rekomendasi dari pengadilan tertinggi Uni Eropa, yang dalam keputusan bulan Juli mengatakan bahwa pengguna platform Meta yang menolak untuk dilacak harus ditawari alternatif bebas iklan dengan biaya yang sesuai.

Keputusan tersebut menggemakan banyak keputusan sebelumnya terhadap Meta dan perusahaan teknologi besar lainnya di mana pengadilan memutuskan bahwa perusahaan AS harus meminta izin untuk mengumpulkan data pribadi dalam jumlah besar, dan menolak berbagai solusi yang ditawarkan Meta.

Meta menolak berkomentar secara langsung mengenai laporan Wall Street Journal, tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka masih percaya pada nilai layanan gratis yang didukung oleh iklan yang dipersonalisasi.

“Namun, kami terus mengeksplorasi opsi-opsi untuk memastikan kami mematuhi persyaratan peraturan yang terus berkembang,” ujar Meta dilansir detikpulsa dari NDTV, Kamis (5/10/2023).

Meta melaporkan pendapatan kuartal kedua sebesar USD 32 miliar, di mana USD 31,5 miliar di antaranya berasal dari iklan. Sekitar USD 7,2 miliar di antaranya berasal dari Eropa.

Meta Segera Pasang Tarif USD 14 Untuk Pengguna IG dan Facebook di Eropa

Share: