Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemilik Game Cyberpunk 2077 dan The Witcher Tak Minat Diakuisisi

Pemilik Game Cyberpunk 2077 dan The Witcher Tak Minat Diakuisisi – CD Projekt Red, studio game asal Polandia, yang terkenal dengan karya mereka berjudul Cyberpunk 2077 dan The Witcher, menegaskan tidak tertarik diakuisisi. Pernyataan ini langsung keluar dari mulut Sang CEO, Adam Kiciński.

Pemilik Game Cyberpunk 2077 dan The Witcher Tak Minat Diakuisisi

Pemilik Game Cyberpunk 2077 dan The Witcher Tak Minat Diakuisisi

Cyberpunk 2077 dan pengembang dari The Witcher yaitu CD Projekt Red tidak tertarik untuk diakuisisi meskipun perusahaan seperti Xbox dan PlayStation secara aktif mencari studio untuk dibeli.

Adam Kiciński, kepala strategi perusahaan induk CD Projekt S.A., mengatakan kepada outlet Polandia Parkiet bahwa perusahaannya bahagia dan sehat sebagai makhluk mandiri.

“Kami memiliki posisi yang jelas, didukung oleh peraturan yang tercantum dalam undang-undang. Kami tidak tertarik untuk dimasukkan dalam entitas yang lebih besar,” ujar Adam dalam wawancara dengan Parkiet, dilansir detikpulsa, Selasa (9/1/2024).

Adam mengaku bahwa perusahaannya sudah bekerja begitu keras, supaya bisa sampai ke titik sekarang ini.

Dirinya pun sangat percaya diri kalau CD Projekt Red dapat menjadi studio game yang lebih besar dan kuat lagi ke depannya.

Untuk mewujudkan impian besar tersebut, disampaikan bahwa mereka tentu punya strategi ciamik.

Namun memang Adam tidak menjabarkan secara detail terkait program di masa depan.

“Kami mempunyai rencana yang ambisius dan kami bersemangat dengan apa yang kami lakukan. Kami menghargai kemerdekaan,” tambahnya.

Begitu pun sebaliknya, Adam bilang saat ini tidak merencanakan untuk mengakuisisi apa pun.

Kendati begitu, bukan berarti ia tidak terbuka dengan ide-ide mempercepat pertumbuhan perusahaan.

“Namun kami tidak tertarik dengan pembelian yang hanya bertujuan untuk memasukkan perusahaan yang diakuisisi ke dalam grup kami dan mengkonsolidasikan hasil keuangan mereka. Kami tidak melihat nilai di dalamnya,” tegasnya.

Pemilik Game Cyberpunk 2077 dan The Witcher Tak Minat Diakuisisi

Meski tidak ingin diambil alih oleh pihak lain, Adam menyatakan keuangan perusahaan masih aman. Katanya strategi yang dijalankan sudah diperhitungkan dengan baik.

Ia sangat yakin CD Projekt Red dapat bertahan dengan dana yang dimilikinya saat ini.

Dengan penuh percaya diri, Adam juga menyampaikan studio game-nya tidak perlu mencari sumber pendanaan tambahan.

Tapi masih belum diketahui apakah sudah ada raksasa video game yang telah mendekatinya atau belum. Entah itu PlayStation atau Xbox, Adam tidak menjelaskannya.

Menarik untuk ditunggu sepak terjangnya, mengingat mereka juga tengah menggarap beberapa game baru.

CD Projekt Red tentunya semakin besar seiring dengan ekspansi ke Amerika Utara yang sedang berlangsung.

CD Projekt Red North America yang diberi judul tepat akan mencakup tim-tim di studio Vancouver yang sudah mapan ditambah studio baru yang berbasis di Boston yang sedang dibangun.

Tim-tim ini akan bekerja berdekatan dengan pengembang CD Projekt Red di Polandia tetapi akan fokus pada sekuel Cyberpunk 2077, dengan nama sandi Orion, daripada game Witcher dengan mainline berikutnya, dengan codename Polaris.

Studio lain yang dimiliki oleh CD Projekt, mungkin menunjukkan keinginannya untuk menjadi pihak pengakuisisi dan bukan pihak yang diakuisisi, adalah The Molasses Flood, yang tetap independen di bawah perusahaan utama karena sedang mengerjakan game multiplayer Witcher dengan codename Sirius.

Industri video game telah menyaksikan perlombaan akuisisi antara raksasa Xbox dan PlayStation.

Meskipun yang pertama mungkin mengklaim kemenangan untuk selamanya ketika menyelesaikan pembelian penerbit Call of Duty Activision Blizzard pada tahun 2023.

Pemilik Game Cyberpunk 2077 dan The Witcher Tak Minat Diakuisisi

Share: